News

rumah tahan gempa

8 Cara Menilai Rumah Tahan Gempa atau Tidak

Cara menilai rumah tahan gempa memang menjadi hal yang sulit karena tidak mungkin harus mengujinya dengan guncangan secara nyata. Sebagai penduduk Indonesia yang tinggal di negara yang dikelilingi oleh tiga lempeng besar menjadikan Indonesia sangat rawan dengan bencana, terutama gempa bumi. Hal ini juga menyebabkan kekhawatiran bagi masyarakat Indonesia tentang keselamatannya. Kekhawatiran tersebut membuat masyarakat Indonesia harus lebih peka dan paham mengenai rumah seperti apa yang tahan terhadap gempa. Bahkan pemerintah sudah berupaya untuk mengurangi korban jiwa dan kerusakan materiil akibat gempa melalui inovasi konstruksi gedung tahan gempa.

rumah tahan gempa
rumah tahan gempa rumakota residence

Indikator atau Cara Menilai Rumah Tahan Gempa

  • Lokasi

Hampir seluruh pulau di Indonesia dilewati oleh tiga lempeng yang merupakan jalur Cincin Api Pasifik. Oleh karena itu, pemilik gedung atau kontraktor hendaknya tahu lokasi yang akan dibangun gedung. Sehingga mampu menghitung atau mengira-ngira nilai percepatan gaya ketika terjadi gempa. Hal ini dikarenakan akan mempengaruhi material yang akan digunakan, seperti ukuran balok, kebutuhan tulangan balok dan kolom untuk membangun fondasi yang kuat. Dengan begitu kerusakan parah yang bisa terjadi akibat gempa bisa diminimalisir.

  • Jenis tanah yang digunakan

Kontraktor atau pemilih hendaknya sudah tahu bagaimana kondisi tanah yang akan menjadi landasan saat membangun bangunan tahan gempa. Baik jenis tanah lunak, sedang atau keras. Jika tanah yang ditemui adalah tanah lunak, maka pemilik bisa memilih untuk mencari lokasi lain atau merekonstruksi tanah tersebut agar bisa dijadikan landasan yang kokoh. Pastikan juga tanah yang dipilih memiliki kepadatan yang cukup baik agar saat terjadinya getaran, permukaan tanah tidak akan berubah dan struktur bawahnya juga tidak akan rusak.

  • Merencanakan denah yang simpel dan simetris

Denah atau desain bangunan yang simpel dan simetris dianggap akan lebih mampu menyalurkan beban dan memperkukuh struktur bangunan. Struktur seperti ini dapat menahan guncangan gempa karena kekuatan gempa akan tersalurkan secara merata. Selain itu, bangunan seperti ini juga akan memudahkan penghuni untuk menyelamatkan diri atau evakuasi.

  • Memperhatikan penggunaan fondasi dan beton

Fondasi harus dibuat secara kokoh dan kuat agar getaran dari gempa dapat disalurkan dengan baik ke tanah. Umumnya dalamnya fondasi yang digunakan untuk membuat rumah tahan gempa adalah 60-75 cm. Selain itu, fondasi juga harus dibangun dengan tiang pancang yang terhubung antara satu sama lain. Untuk komponen beton yang dibutuhkan adalah pasir, kerikil, air dan juga semen. Anda juga perlu memperhatikan perbandingan campuran material yang digunakan untuk beton.

  • Tinggi dinding dan jumlah lantai

Terkadang karena terlalu sibuk memikirkan fondasi yang kuat dan kokoh untuk bangunan tahan gempa hingga tidak tahu bahwa tinggi dinding dan jumlah lantai juga perlu diperhatikan. Hal ini karena tingginya dinding dan jumlah lantai pada gedung atau rumah menentukan beban yang harus ditanggung oleh lapisan tanah dan fondasi. Efek getaran akan semakin kecil apabila jumlah lantai dan tingginya sedikit. Namun, biasanya tetap bisa diatasi dengan fondasi yang kuat serta perhitungan yang akurat.

  • Menggunakan material khusus tahan gempa

Akan menjadi sia-sia apabila sudah membangun menggunakan fondasi yang dirasa kuat dan kokoh namun semua material yang digunakan bukan material yang memang dikhususkan untuk menahan guncangan. Oleh karena itu perlu memilih material yang berkualitas baik, bersertifikat dan berelemen tepat untuk menyerap energi karena gempa bumi. Misalnya, menggunakan beton bertulang, bata ringan dan baja ringan.

  • Semua komponennya terikat dengan kuat dan baik

Pada proses akhir yang juga penting adalah memperhatikan apakah semua komponen pembangunan gedung atau rumah sudah terikat dengan baik. Gunanya adalah untuk memperkukuh bangunan dan membantu bangunan lebih mudah dalam menyalurkan getaran gempa secara lebih merata. Sehingga, ketika terjadi gempa bumi, bangunan akan lebih mudah untuk mengikuti guncangan gempa. Selain itu juga dapat menghemat biaya apabila bangunan rusak setelah gempa karena semua komponennya terikat dengan baik.

  • Mematuhi aturan SNI gempa dari pemerintah

Kegunaan SNI gempa ini adalah untuk menentukan nilai percepatan maksimum di batuan dasar (nilai PGA) guna menentukan ketahanan rancangan bangunan. Setiap daerah memiliki nilai PGA yang berbeda tergantung seberapa rawan daerah tersebut. Nilai ini pun akan berubah setiap tahunnya. Dengan adanya aturan ini bisa diketahui bahwa gedung atau rumah tersebut memiliki desain rumah tahan gempa atau tidak.

Rumah Tahan Gempa Rumakota Residence powered by Barrataga

rumah tahan gempa
Rumah Tahan Gempa by Rumakota Residence

Barrataga merupakan singkatan dari Bangunan Rumah Rakyat Tahan Gempa yang mulai dipublikasikan sejak tahun 2000. Konsep rumah ini digagas langsung oleh Prof. Sarwidi sebagai inovator Barrataga.

Bangunan Barrataga sendiri dikategorikan sebagai kelompok rumah konvensional yang sudah memenuhi persyaratan rumah atau hunian tahan gempa sehingga aman terhadap goncangan gempa. Jenis bangunan ini merupakan hunian dengan bingkai beton bertulang dan bangunan semi fabrikasi yang bisa dibangun dengan proses cepat namun konstruksi tetap kuat.

Berikut keunggulan hunian yang dibangun dengan konsep Barrataga ini:

  • Bentuk serta bahan bangunan yang bisa disesuaikan dengan kondisi lokal setempat.
  • Desain yang tetap menarik dan cantik bisa disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
  • Harga yang terjangkau karena bahan material terjangkau tapi tetap memberikan kualitas terbaik
  • Sudah teruji dan terbukti kokoh akan goncangan gempa, contohnya saat gempa Jogja tahun 2006 lampau
  • Komponen struktur mulai dari rangka, dinding dan fondasi menghasilkan hunian rumah yang detail dan kokoh

Jika Anda tahu cara menilai rumah tahan gempa, maka Anda pasti tidak ragu lagi dalam memesan bangunan Barrataga ini yang memang sudah teruji kualitas dan kekokohannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mulai Chat lewat WA
Butuh Bantuan?
Halo, Ada yang Bisa Kami Bantu?
Powered by